Sunday, 23 November 2014

MANFAAT MAKAN IKAN TERHADAP JANTUNG DAN OTAK MANUSIA




Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian dan cacat di Australia. Penyakit jantung disebabkan oleh banyak faktor individu seperti genetika, gaya hidup maupun pola makan. Berkaitan dengan pola makan, banyak ahli yang telah melakukan penelitian tentang manfaat makan ikan untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengkonsumsi ikan memiliki ketahanan hidup setengah lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang tidak makan ikan. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa tingkat risiko penyakit jantung tertinggi terjadi pada laki-laki yang sama sekali tidak mengkonsumsi ikan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa makan ikan satu atau dua kali seminggu secara substansial menurunkan risiko penyakit jantung koroner.

Dalam sebuah studi pada 2006 yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, peneliti menemukan bahwa tingkat kematian akibat penyakit jantung pada orang dewasa yang makan ikan dua kali sepekan, 36% lebih rendah daripada mereka yang makan ikan sedikit atau tidak sama sekali. Ikan merupakan sumber penting dua asam lemak omega-3, yaitu eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Omega-3 membantu menurunkan tekanan darah yang akan membantu Anda menjaga kesehatan jantung. Karena tubuh tidak memproduksi omega-3, maka kita perlu mendapatkannya melalui makanan yang dimakan, contohnya ikan.

http://www.fasimnews.com/2014/11/manfaat-makan-ikan-terhadap-jantung-dan.htmlSetelah seseorang mengalami serangan jantung, sangatlah penting untuk mencegah terjadinya serangan jantung kembali. Pencegahan untuk mengurangi risiko ini disebut pencegahan sekunder. Pencegahan sekunder dapat dilakukan dengan mengkonsumsi ikan. Dalam sebuah percobaan klinis terkontrol terbukti bahwa orang yang sembuh dari serangan jantung dan mengkonsumsi ikan dua atau tiga kali seminggu dapat mengurangi sepertiga angka kematian setelah dua tahun. Dalam percobaan lain, dengan suplemen lemak omega-3 dari seafood total kematian berkurang sebesar 20%, kematian akibat penyakit jantung berkurang 30%, dan kematian mendadak berkurang sebesar 45%.

Dalam sebuah studi, diet Mediterania yang mengkonsumsi ikan 47 gram per hari lebih efektif dalam melindungi terhadap risiko kematian mendadak akibat serangan jantung dibandingkan dengan diet rendah lemak. Konsumsi ikan dapat mencegah penyakit jantung melalui mekanisme sebagai berikut mengurangi serum trigliserida, mengoptimalkan tekanan darah, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi jantung berdetak tidak beraturan.

Anti-oksidan seperti vitamin C, E, beta karoten dan senyawa tertentu yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran sangat penting dalam melindungi tubuh terhadap proses oksidasi. Jumlah anti-oksidan dalam tubuh dapat memimalisir terjadinya oksidasi lemak seafood yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan manfaat omega-3 dan omega-6 maka harus dikombinasikan dengan anti oksidan. Atas dasar tersebut maka untuk meningkatkan asupan anti-oksidan, asupan seafood dapat dikombinasikan dengan makanan yang kaya anti oksidan seperti buah-buahan dan sayuran.



JIKA Anda tidak suka makan ikan karena berbau amis, Anda harus mempertimbangkannya lagi. Ikan memberikan berbagai manfaat kesehatan dari otak hingga jantung Anda. Untuk mendapatkan manfaat dari ikan secara maksimal, Departemen Pertanian Amerika Serikat (United States Department of Agriculture atau USDA) merekomendasikan makan delapan ons ikan setiap pekan. Cara mudah mendapatkan semua manfaat ikan dengan mengganti dua porsi daging setiap pekan dengan ikan.

Omega-3 juga dapat menjaga otak Anda dalam kondisi prima. Omega-3 yang ditemukan dalam ikan dapat menurunkan risiko ADHD, depresi, dan demensia. Selain itu, sebuah penelitian yang dipresentasikan pada 2011 dalam Radiological Society of North America menunjukkan bahwa mengonsumsi dua porsi ikan setiap pekan dapat mencegah penyakit Alzheimer.

MANFAAT MAKAN IKAN TERHADAP JANTUNG DAN OTAK MANUSIA
4/ 5
Oleh