Sunday, 7 December 2014

Demokrasi Pancasila, Jangan Dihancurkan oleh Kepentingan Kelompok dan Individuin


Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yakni “demos” yang berarti rakyat dan “kratein” yang berartimemerintah atau “kratos”. Atau memiliki arti lain Demokrasi merupakan bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Sementara itu prinsip Demokrasi itu sendiri meliputi :
  1. Keterlibatan Warganegara dalam pembuatan keputusan politik
  2. Tingkat ketersamaan antar warga negara
  3. Tingkat kebebasan tertentu atau kemerdekaan yang diakui dan dipakai oleh warga negara
  4. Penghormatan terhadap supremasi hukum


Indonesia merupakan negara yang berdasar pada Demokrasi Pancasila  (Demokrasi yang menitik beratkan pada asas musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama (rakyat). Demokrasi ini sangatlah sempurna karena septiap warga negara berhak atas sebuah suara yang menentukan nasib bangsa.

Namun sekarang para wakil rakyat (DPR) yang notabene adalah di pilih rakyat berusaha untuk mencabut dan merusak Demokrasi Rakyat melalui Undang - Undang Pilkada Tidak Langsung. Ini adalah sebuah tamparan keras terhadap Pancasila. Karena hak rakyat untuk memilih dicabut dan itu bertentangan dengan Prinsip Demokrasi. Mau di bawa kemanakah negara ini? Apakah kembali ke zaman Orde Baru di mana elit yang berkuasa akan sewenang - wenang terhadap rakyatnya. Dan tidak ada pupremasi hukum karena KKN Merebak kembali.

Tentunya kita sebagai rakyat Indonesia harus berusaha supaya masa lampau tidak terulang dimana KKN merebak. Ayo suarakan suara kita dengan positif dan tikdaklah merusak tatanan.
Demokrasi Pancasila, Jangan Dihancurkan oleh Kepentingan Kelompok dan Individuin
4/ 5
Oleh